Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Desember 2014

Trik Memotong Kayu Menggunakan Gergaji Listrik


1. Trik Memotong Miring Menggunakan Gergaji Listrik


Prinsip kerja memotong miring serupa dengan memotong lurus. Tidak semua mesin gergaji lingkaran dapat digunakan memotong miring (bersudut), karena tidak diperlengkapi dengan konstruksi mesin untuk memotong miring.
Langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai
berikut:
(1) Pertama-tama, aturlah sudut potong pada mesin,
sehingga daun gergaji dengan pelat dasar
mesin membuat sudut miring.
(2)  Sudut ini sebaiknya diukur kembali dengan siku
putar (siku swai) dan dicocokkan dengan sudut iris
benda kerja  yang diinginkan.
(3) Setelah semua cocok, barulah mesin dihidupkan
dan dijalankan.
(4) Pada pemotongan bersudut, kemampuan iris maksimal (kedalaman iris) tidak akan berkurang.
(5) Bersihkan tempat kerja setelah selesai dan mesin
kembalikan ke tempat semula.



2. Trik Memotong Serong
 
Untuk memotong serong sama dengan memotong siku, yang berbeda pada letak mesin terhadap kayu pekerjaan, yaitu menyerong dan tudung pengaman harus ditarik.
Langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :
(1) Atur kedudukan daun gergaji terhadap kayu pekerjaan sehingga menembus maksimum 5 mm di bawah permukaan kayu yang terpotong
(2) Pasanglah lat kayu atau busur yang besar (sudut bisa bisa langsung disesuaikan) sebagai penghantar dan aturlah sehingga daun gergaji tepat pada lukisan dan sejajar dengan garis lukisan
(3) Letakkan alas bagian depan gergaji bundar listrik usahakan daun gergaji tidak goyang
(4) Mengenai kayu pekerjaan dan jalankan mesin
(5) Tarik tudung pengaman bawah sehingga bebas, dengan cara; menarik tudung pengaman dengan ibu jari
(6) Dorong mesin dengan sisi alas sebelah kiri menempel lat kayu (penghantar), sampai pemotongan selesai dan matikan mesin.
(7) Bersihkan  tempat  kerja  setelah  selesai  dan  mesin kembalikan ketempat semula.

Rabu, 24 September 2014

Tips Perawatan Mesin Ketam Listrik

    Sebelum berbagi tips, saya ingin berbagi cerita tentang pengalaman saya bersama ketam listrik pertama yang saya miliki. Saya lebih suka menyebutnya pasah listrik, karena kata ketam berhomonim dengan ketam yang disebut yuyu. Rasanya kok rada wagu kalau ada yang keliru mengartikan ketam listrik menjadi yuyu listrik. Masak iya bukannya menghaluskan kayu eh malah nyapit tangan, kan gak lucu.
        Eh, abaikan! Maaf, kok malah jadi ngelantur. Lanjut pada cerita pasah listrik pertama saya. Belasan tahun lalu, saya mengawali kerja sebagai kuli peti buah. Kerjaannya bikin peti kayu untuk wadah jeruk. Peralatannya cuma gergaji, palu dan pasah. Itupun masih manual pakai tangan.
    Peti kayu itu harganya murah, jadi ngerjainnya juga seadanya. Yang penting sehari dapat banyak peti. Potong, dipaku dan dipasah seperlunya. Namun upah dari bikin peti kayu tidak seberapa, maka saya putuskan untuk menerima tawaran kerja sebagai kuli bangunan.
      Awalnya kerjaan saya sebatas menggarap kayu. Khususnya bagian memotong dan masah kayu. Sang tukang belum memberi kepercayaan untuk memasangnya. Seiring berjalannya waktu, saya bekerja sambil mempelajari seluk beluk pertukangan. Hingga saya putuskan untuk menekuni profesi sebagai tukang kayu merangkap tukang batu.
     Seiring bertambahnya usia, tenaga terasa makin berkurang. Menggarap kayu dengan peralatan manual rasanya bikin badan cepat capek dan memakan waktu lama. Pekerjaan jadi molor jadi target semula.
     Maka, tawaran kemudahan peralatan pertukangan listrik tampak menggiurkan. Hemat tenaga dan mempercepat penyelesaian pekerjaan, serta hasilnya lebih rapi.
      Sayangnya harga peralatan listrik itu terhitung mahal kala itu. Dan menabung adalah solusinya. Setelah terkumpul cukup uang, maka saya membeli mesin pasah listrik seharga dua ratus ribu rupiyah kontan. Rasanya bangga tenan.
       Dan bersama pasah listrik itu, saya berhasil menyelesaikan beberapa proyek dengan tepat waktu. Malah kadang pula memperoleh penghasilan tambahan dengan mengerjakan pesanan bangku, meja, kusen, rak, dipan dan lemari di rumah. Dengan dukungan pasah listrik, saya bisa menabung dan membeli peralatan lainnya yaitu mesin bor, gergaji, profil, dan gerinda listrik.
      Cukup curhatnya, mari berlanjut pada tips perawatan ketam listrik yaitu:
1. Bukalah mesin ketam dari cutter head-nya dengan membuka semua mur dan baut pada pegangan pisau dengan mengendorkan sekrup pisau.
2. Ambil pemegang pisau pengasah dan pasanglah pisau yang akan di asah.
3. Ambil batu gosok dan oli.
4. Gosokkan ke muka dan ke belakang sementara bevel tetap rata dengan batu gosok.
5. Periksa mata pisau, jika sudah tajam bukalah dari pegangannya.
6. Pasang kembali pisau pada cutter head.
7. Setel keluar masuknya pisau dengan mengunakan obeng dan kayu pemeriksa.
    Sekian celotehan saya. Semoga bermanfaat.

Lazada Indonesia

Kamis, 18 September 2014

Tips Melapisi Kayu Mengunakan Melamin

Tips Melapisi Kayu Mengunakan Melamin

     Agar perkakas kayu lebih awet dan lebih cantik, maka perlu dilapisi dengan lapisan pelindung. Dalam hal ini saya lebih menyukai mengunakan melamin karena lapisannya lebih mengkilat dan tahan lama. Berikut cara melapisi kayu dengan melamin.

1. Pastikan lapisan kayu dalam keadaan bersih, terutama dari minyak dan sisa cat.

2. Amplas permukaan kayu agar lebih halus untuk memudahkan pelekatan dan penyerapan. Amplas searah serat kayu.

3. Tutup pori-pori kayu, lubang-lubang pada kayu mengunakan dempul dan biarkan hingga kering.

4. Sembari menunggu dempul kering, bukalah kaleng melamin dan aduk cairan melamin hingga rata. Ingat, diaduk bukan dikocok! Lalu masukkan ke dalam alat penyemprot.

5. Sebelum menyemprotkan melamin, lapisi dulu permukaan kayu mengunakan pewarna kayu dengan dikuaskan secara merata. Lap sebelum lapisan warna mengering agar warna lebih merata.

6. Semprotkan melamin pada lapisan kayu tipis-tipis. Biarkan hingga kering. Lalu diamplas ambang(gosok mengambang pada permukaan saja) dan disemprot ulang. Biarkan mengering.

7. Semprot sekali lagi agar permukaan kayu lebih mengkilap.